Perkuat Layanan JKN, RS Permata Blora Sabet Bintang Lima Layanan Digital. Foto: Istimewa
Kabarasta – RS Permata Blora menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Bintang Lima Layanan Digital Jaminan Kesehatan Nasional dari Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam mengimplementasikan transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, mengapresiasi capaian tersebut saat melakukan kunjungan supervise dan sekaligus menyerahkan langsung Predikat Bintang Lima Layanan Digital JKN ke RS Permata Blora, Kamis (18/12). Menurutnya, pemanfaatan layanan digital di rumah sakit tersebut menunjukkan hasil yang sangat baik.
“Transformasi digital yang dilakukan RS Permata Blora sudah sangat baik. Untuk pendaftaran online seluruh segmen telah mencapai 99 persen, sementara pemanfaatan Mobile JKN berada di angka 49 persen dan kami optimistis bisa menembus 50 persen dalam waktu dekat,” ujarnya.
Nuzuludin menjelaskan, seluruh indikator layanan digital di RS Permata Blora telah terpenuhi, mulai dari bridging SEP, penerapan SEP elektronik, integrasi farmasi, hingga bridging antrean dan rujukan. Atas capaian tersebut, RS Permata Blora menjadi satu-satunya rumah sakit di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Pati yang berhasil meraih kategori Bintang Lima, meskipun berstatus sebagai rumah sakit tipe D.
“Ini capaian yang luar biasa. Penghargaan ini harus menjadi pemacu untuk menjaga konsistensi dan terus meningkatkan kualitas layanan,” tegasnya.
Selain RS Permata Blora, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan Bintang Empat Layanan Digital JKN kepada sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Rumkitban Blora, RS PKU Muhammadiyah Blora, RS PKU Muhammadiyah Cepu, RSIA NU Cakra Medika, Klinik Utama Mulia, Bhina Migas Medical Center, RS Budi Agung, RSU Fastabiq Sehat, RS Sebening Kasih, RS As Syuthiyah, RS Keluarga Sehat Tayu, Balkesmas Pati, RSUD RAA Soewondo Pati, RSI Pati, RSI Arafah Rembang, RS Bhina Bhakti Husada, serta RS PKU Muhammadiyah Pamotan.
“Kami berharap capaian ini dapat mendorong rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan pemanfaatan layanan digital. Tujuannya satu, memberikan layanan JKN yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas bagi peserta,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur RS Permata Blora, Zaenal Muttaqin, menyampaikan apresiasi atas capaian rumah sakit dalam peningkatan layanan JKN melalui transformasi digital.
“Terima kasih. Selama ini kami terus berupaya memberikan pelayanan JKN dengan sebaik-baiknya. Berbagai langkah kami lakukan, termasuk peningkatan sistem serta kompetensi sumber daya manusia,” ujar Zaenal.
Ia mengungkapkan, RS Permata Blora sebelumnya sempat berada di posisi bawah dalam penilaian indikator layanan digital. Namun melalui komitmen bersama, rumah sakit secara bertahap mampu melakukan perbaikan.
“Pada tahun 2024 kami mulai menggunakan sistem digitalisasi yang lebih ramah. Proses perpindahan sistem memang membutuhkan waktu dan sempat berdampak pada penilaian di awal, bahkan mengalami penurunan. Namun secara perlahan kami lakukan pembenahan,” jelasnya.
Menurut Zaenal, perbaikan signifikan mulai terlihat dalam beberapa bulan terakhir. Ia optimistis pada tahun berikutnya capaian indikator layanan digital RS Permata Blora akan semakin meningkat.
“Ke depan kami sudah bersiap untuk peningkatan lanjutan. Dengan kerja sama seluruh pihak, target capaian indikator layanan bisa terpenuhi,” tambahnya.
RS Permata Blora diharapkan mampu menjadi contoh penerapan transformasi digital layanan JKN bagi fasilitas kesehatan lainnya. BPJS Kesehatan terus mendorong pemanfaatan layanan digital agar peserta JKN dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin cepat, mudah, dan setara, sejalan dengan upaya peningkatan mutu layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Posting Komentar