Perbaikan Jalan Berlubang: Kolaborasi PUPR dan Polres Blora Sambut Lebaran

Perbaikan Jalan Berlubang: Kolaborasi PUPR dan Polres Blora Sambut Lebaran. Foto: Manda

Kabarasta- Petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Satlantas Polres Blora melakukan perbaikan jalan yang berlubang di sejumlah titik. Mulai dari jalan Gunandar hingga Halmahera, tindakan ini diambil untuk memastikan keselamatan pengendara menjelang perayaan Lebaran.

Sebelum menambal lubang dengan aspal, petugas kepolisian dengan sigap memberi tanda menggunakan cat pilok putih. Langkah ini bertujuan untuk menandai lokasi-lokasi kritis yang memerlukan perhatian segera.

Slamet Setyo Hartono, Pelaksana Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, menjelaskan bahwa selain fokus di jalan Gunandar dan Halmahera, perbaikan juga akan meluas hingga jalan Mr. Iskandar.

 "Kami menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan. Kami ingin memastikan bahwa arus lalu lintas saat Lebaran nanti berjalan dengan baik dan aman," ujarnya.

Ia juga mencatat bahwa kerusakan jalan ini adalah masalah tahunan, disebabkan oleh beban kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitas jalan yang ada.

 "Jalan Gunandar tergolong kelas tiga, sedangkan kendaraan yang melintas biasanya kelas satu. Ini menyebabkan jalan cepat rusak. Ditambah lagi, masalah drainase yang membuat air tidak mengalir dengan baik," ungkapnya.

Ke depan, Slamet menekankan perlunya peningkatan kualitas jalan di area tersebut. Berstatus jalan Kabupaten, dia berharap pada tahun 2025 jalan ini dapat meningkat menjadi kelas dua.

 "Kami juga merekomendasikan peningkatan jalan beton, agar infrastruktur dapat menampung lalu lintas yang semakin tinggi," tandasnya.

Sementara itu, AKP Anggito Erry Kurniawan, Kasatlantas Polres Blora, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari kesepakatan Forum Komunikasi Lalu Lintas.

 "Setiap kali ada jalan yang berlubang, kita segera memberi tanda. Dengan sinergi ini, kami berharap semua potensi bahaya dapat diatasi dengan cepat," tambahnya.

(Men/Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama