Ketua Komisi D DPRD Blora Achlif Nugroho meminta agar kasus ini segera terselesaikan demi memperbaiki layanan pendidikan.
" Sehingga perbaikan pendidikan di Blora berjalan dengan baik dan muncul trus kepercayaan dari masyarakat di sekolah itu," ungkapnya, Kamis (9/4).
Ia meminta agar dilakukan investigasi oleh dinas pendidikan. Jika dalam proses investigasi ditemukan pelanggaran maka dinas harus memberikan sangsi yang tegas.
" Investigasi ini nanti akan kami minta hasilnya dan jika memang ditemukan pelanggaran etik maka harus ada sangsi bagi guru yang bersangkutan," jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo menyatakan pihaknya berkomitmen menindaklanjuti kasus ini secara serius.
“Dinas Pendidikan berkomitmen menangani kasus chat mesum ini secara serius. Kami akan melakukan penyelidikan dengan memanggil pihak sekolah serta meminta keterangan dari siswi bersama orang tuanya, dan juga terduga oknum guru untuk dimintai klarifikasi. Jika terbukti, kami akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan,” ujar Sunaryo.
Sunaryo juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai proses pemeriksaan selesai.
“Kami berharap tidak ada pihak yang dibiarkan luput dari proses. Ke depan, semua akan kami tindak sesuai hasil pemeriksaan,” tambahnya.
Pihak Dinas Pendidikan menyebut akan menjalankan prosedur pemeriksaan, termasuk mendalami kebenaran isi percakapan yang menjadi dasar viralnya kasus tersebut.
“Dinas Pendidikan berkomitmen menangani kasus chat mesum ini secara serius. Kami akan melakukan penyelidikan dengan memanggil pihak sekolah serta meminta keterangan dari siswi bersama orang tuanya, dan juga terduga oknum guru untuk dimintai klarifikasi. Jika terbukti, kami akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan,” ujar Sunaryo.
Sunaryo juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai proses pemeriksaan selesai.
“Kami berharap tidak ada pihak yang dibiarkan luput dari proses. Ke depan, semua akan kami tindak sesuai hasil pemeriksaan,” tambahnya.
Pihak Dinas Pendidikan menyebut akan menjalankan prosedur pemeriksaan, termasuk mendalami kebenaran isi percakapan yang menjadi dasar viralnya kasus tersebut.
(Men/Redaksi)
Posting Komentar