Jaga Stabilitas Pangan, Bulog Dukung Panen Raya Jagung di Blora

Jaga Stabilitas Pangan, Bulog Dukung Panen Raya Jagung di Blora. Foto: Manda

Kabarasta- Perum BULOG berkomitmen untuk menjaga stabilitas pangan nasional. Hal ini disampaikan Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal I dan Tanam Jagung Serentak Kuartal II  di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (3/4). Acara  dihadiri oleh Bupati Blora  Arief Rohman, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian  Yudi Sastro, serta para petani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Kami melihat langsung semangat luar biasa para petani Blora. BULOG berkomitmen menyerap seluruh produksi jagung yang ada di Blora, baik untuk pakan ternak maupun kebutuhan bioetanol,” ungkap Ahmad Rizal.

Terkait peluang komoditas jagung, Dirut BULOG menambahkan Kebutuhan bioetanol nasional sangat besar, sehingga membutuhkan sekitar 3,2 juta ton jagung.

"Ini peluang besar bagi petani karena jagung dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, sekitar 3 bulan," ujarnya.


Ahmad Rizal menambahkan, pada kegiatan panen hari ini seluas 15 hektare dengan produktivitas mencapai 7 ton per hektare, menunjukkan potensi besar pengembangan jagung di Blora.

“Ini kebanggaan bagi kita semua. BULOG akan terus hadir sebagai off-taker untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik," katanya.

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menyampaikan pentingnya peningkatan produksi jagung nasional.

“Kebutuhan jagung nasional untuk pakan mencapai 15 juta ton per tahun. Selain itu, kita juga diarahkan untuk mengembangkan 1 juta hektare jagung untuk bioetanol. Blora menjadi titik awal pengembangan tersebut," ujar Yudi Sastro.


Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian jagung di Blora sebagai pilot project nasional.

“Kami akan memastikan dari hilir hingga hulu berjalan dengan baik. Mulai dari permodalan, benih, pupuk, pendampingan hingga off-taker, semuanya didukung oleh BULOG dan Kementerian Pertanian," kata Djon Afriandi.

Sementara itu, Bupati Blora  Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap sektor pertanian di wilayahnya.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima Kopassus, Pak Dirut Bulog, dan Pak Dirjen yang berkenan hadir di Blora. Blora ini merupakan daerah basis pertanian dan peternakan, dengan produksi jagung terbesar kedua di Jawa Tengah,” ujar Arief Rohman.

Bupati juga menekankan pentingnya hilirisasi komoditas jagung di Blora.

“Kami berharap ada hilirisasi, termasuk pembangunan pabrik pakan. Selama ini jagung dari Blora banyak dibawa keluar daerah. Jika hilirisasi terwujud, nilai ekonomi petani akan meningkat dan kesejahteraan semakin baik,” pungkasnya. 

(Men/Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama