Kepulangan Klotter 45–46, Ketua DPRD Blora Apresiasi Sambutan Khidmat Jamaah Haji

Kepulangan Khotter 45–46, Ketua DPRD Blora Apresiasi Sambutan Khidmat Jamaah Haji. Foto: Istimewa

Kabarasta- Setelah kepulangan kloter sebelumnya, rombongan Jamaah Haji Tahun 2025/1446 H asal Kabupaten Blora kembali disambut dengan penuh haru dan khidmat. Pada Kloter 45 dan 46, para jamaah tiba dan menjalani proses penyambutan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan jamaah dan pertemuan dengan keluarga masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Blora, H. Mustopa, S. Pd. I, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Blora, menghadiri langsung prosesi penyambutan kepulangan jamaah.

Ketua DPRD menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para duvyufurrahman—sebutan bagi tamu Allah—dalam keadaan sehat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci. Ia juga mengungkapkan harap agar perjalanan ibadah yang telah dijalankan membawa keberkahan bagi keluarga dan menjadi haji yang mabrur serta mabrorah.

“Semoga seluruh ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT, membawa keberkahan, serta menjadi haji mabrur dan mabrorah,” ujarnya.


Apresiasi setinggi langit langsung dilontarkan oleh perwakilan jamaah Kloter 44, H. Sojo. Ia blak-blakan mengaku sangat puas dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dan petugas pusat dalam memberikan pelayanan selama di Arab Saudi. Menurutnya, fasilitas akomodasi, konsumsi, hingga layanan medis benar-benar jempolan.

"Perlu kita matur (bicara) kepada Bapak Bupati, yang pertama kita ucapkan terima kasih sekali kepada pelayanan Pemerintah Kabupaten Blora yang ternyata di sana kita diterima itu dengan pelayanan seperti 'raja'," ungkap H. Sojo dengan nada emosional.

Ia menambahkan, urusan logistik dan perut jamaah terjamin sangat baik. "Alhamdulillah sekali makannya luar biasa Pak, enak," tambahnya.

Tidak hanya urusan makanan, proteksi kesehatan bagi jamaah lansia dan risti (risiko tinggi) juga dilakukan secara spartan. Tim medis dinilai sangat proaktif melakukan jemput bola dengan memeriksa kondisi kesehatan para jamaah langsung ke kamar-kamar pemondokan.

Kendati pelayanan dinilai optimal, pelaksanaan haji tahun ini tak lepas dari ujian. Dari total tiga kloter asal Blora, dilaporkan ada jamaah yang tutup usia di Tanah Suci serta beberapa lainnya yang terpaksa tertunda kepulangannya akibat kondisi fisik yang drop.

Berikut adalah rincian data mutakhir kepulangan jamaah haji Kabupaten Blora. Kloter 44: Saat keberangkatan berjumlah 249 orang, namun yang berhasil kembali ke tanah air pada hari ini berjumlah 247 jamaah. Tercatat, satu jamaah atas nama Hj. Sri Wuwuh asal Doplang meninggal dunia di Tanah Suci.

Sementara satu jamaah lain bernama Supar asal Kunduran terpaksa tertinggal di Arab Saudi karena harus menjalani perawatan medis intensif. Supar dijadwalkan akan dipulangkan ke tanah air menyusul bersama Kloter 56.

Untuk Kloter 45, menjadi kloter yang paling utuh dan tangguh. Dari jumlah awal keberangkatan sebanyak 354 jamaah, seluruhnya berhasil pulang ke Kabupaten Blora dengan jumlah yang tetap lengkap, yakni 354 orang.

Kloter 46, dari total awal 185 jamaah, yang mendarat kembali di Blora berjumlah 182 orang. Satu jamaah dilaporkan meninggal dunia atas nama Sutrisno asal Seren, sedangkan dua orang lainnya terpaksa pindah kloter akibat menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.

(Men/Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama