Rapat Koordinasi Wilayah Lazismu Se-Jawa Tengah: Mendorong Inovasi dan Sinergi untuk Kesejahteraan Sosial

Rapat Koordinasi Wilayah Lazismu Se-Jawa Tengah: Mendorong Inovasi dan Sinergi untuk Kesejahteraan Sosial. Foto: Manda

Kabarasta- Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) se-Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (13/9).  Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Penguatan Inovasi untuk Pencapaian Dampak Sosial dan SDGs,” yang bertujuan memperkuat peran zakat sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Acara ini dihadiri Ketua Badan Pengurus Pusat Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais, yang hadir secara virtual, serta sejumlah pimpinan lembaga dan perwakilan Baznas Kabupaten Blora. Di antara mereka terdapat Dr. KH. Tafsir, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dan Dwi Swasana Ramadhan, Ketua Lazismu Jawa Tengah.

Tema Rakorwil kali ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan di era globalisasi. Zakat, sebagai salah satu rukun Islam, memiliki dimensi spiritual dan sosial yang mendalam. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, zakat menjadi lebih dari sekadar ibadah individual; ia berfungsi sebagai alat untuk menciptakan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Rakorwil ini juga membahas kontribusi zakat dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), dengan harapan zakat dapat membantu mengatasi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, mendukung kesehatan, dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Ketua Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyoroti pentingnya inovasi dalam program-program zakat. “Kita perlu memastikan program kita berkelanjutan dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Bupati Blora, Arief Rohman, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakorwil di daerahnya. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, Lazismu, Baznas, dan masyarakat dalam penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Zakat memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat. Blora baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, yang menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghasilkan dampak positif,” ungkap Bupati Arief.

Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, mengharapkan laporan yang jelas dan akuntabel untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Dengan kepercayaan yang kuat, penghimpunan zakat akan meningkat dan menjadi instrumen penggerak kesejahteraan sosial,” tambahnya.

Dengan forum koordinasi ini, Lazismu Jawa Tengah berkomitmen untuk memperkuat sinergi antar-daerah, mendorong inovasi dalam pengelolaan zakat, serta meningkatkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Men/Redaksi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama