Mitra Dapur SPPG Ngawen 2, Ucit Sri Winaryanti mengungkapkan ide penggunaan tokoh pewayangan muncul secara spontan. Langkah ini dilakukan
untuk memberikan kejutan kepada anak-anak.
“Jadi kemarin memang ada ide untuk ngasih kejutan biar anak-anak antusias,” jelasnya, Kamis (8/1).
Menurutnya, metode yang diberikan memang sudah sesuai di dalam juknis.
“Memang ada juknisnya untuk mengunggah ekspresi anak-anak saat menerima manfaat MBG dan kami sepakat para sopir dirias jadi tokoh wayang (cosplay),” ujarnya.
Di hari pertama penyaluran, Pihak SPPG menyajikan menu soto ayam kletuk dan buah anggur.
“Hari pertama kami all-out. Menu kami buat Soto Ayam Klethuk khas blora,” terangnya.
Sementara Guru SDN 2 Gondang, Suprapti menyambut baik ide unik ini. Cara ini dinilainya cukup menarik untuk mengenalkan tokoh-tokoh pewayangan kepada siswa.
“Ini keren. Inovatif dan juga nguri-uri budaya. Banyak anak tanya, kostum yang dipakai sopir MBG itu namanya wayang apa saja,” jelasnya.
(Men/Redaksi)
Posting Komentar